Hening Waisak, Damailah Bangsaku

Kontekstualisasi Makna Waisak 2557 BE

 Edi Ramawijaya Putra

Waisak memang merupakan hari raya keagamaan biasa, apalagi hari besar ini dimiliki oleh Agama Buddha yang notabene-nya adalah minoritas, dengan jumlah hanya kurang lebih lima persen dari total penduduk di negeri ini. Tidak ada cuti bersama, tidak ada hiruk pikuk iklan di televisi, tidak ada libur fakultatif bagi PNS dan sekolah-sekolah, pendek kata tidak ada yang terlihat spesial. Terlebih lagi waisak tahun ini jatuh di hari Sabtu bertepatan dengan akhir pekan seperti hari-hari sebelumnya. Continue reading

Pak Basis, Si OB CENAS

Salam,

Mulai hari ini, Senin 13 Mei 2013, kantor Cenas di kawasan Pondok Labu bertambah ramai dengan kehadiran Bapak Basis, office boy (OB) baru di kantor CENAS. Sepertinya dia bukan pria bertipe seperti Ahmad Fathonah yang royal dan gemar berdana, lebih-lebih kepada perempuan-perempuan yang ia ingin manjakan. Continue reading

Feature: Learning of Accommodating Diversity From the Yogya’ Royal Palace Building

In a day of March in the 2013, the weather was extremely heat in Yogyakarta. Perhaps, it was nearly 30 degree Celsius. This condition, however, provided many Yogya Royal Palace’ street vendors who sells souvenirs sparkling of Javanese or Yogyanese’ style almost not hampered at all. Continue reading